Tampilkan postingan dengan label free software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label free software. Tampilkan semua postingan

30 Januari 2010

NASILUT KILABRET, FREE SOFTWARE FROM TATA

Bahasa mana pula itu NASILUT KILABRET? NASILUT KILABRET adalah software untuk membalik kata atau bahkan naskah hanya dalam hitungan detik. Bayangkan kalau Anda harus membalik huruf demi huruf, kata demi kata, secara manual; berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukannya?
 
Ah, lagian siapa sih yang bakalan nyuruh membolak-balik kata atau naskah? Memang nggak ada. Memang cuma kerjaan orang iseng. Iseng tapi KREATIF. Itu kata kuncinya. Karena hidup itu perlu variasi. Jangan monoton!
 
Mau ikutan menghirup udara KREATIVITAS? Download softwarenya di:
http://www.4shared.com/file/210619841/bdf0a905/nasilut-kilabret.html
 
IT'S FREE!
 
NASILUT KILABRET
 

28 Agustus 2008

Jadwal Puasa di 2198 Kota

Menyambut bukan Ramadhan 1429 Hijriyah, tentu harus dengan persiapan yang matang baik fisik mau pun mental, agar puasa kita mendekati sempurna. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah mempersiapkan jadwal puasa sesuai dengan letak geografis kota tempat ada berdomisili.
 
Untuk itu, saya punya Jadwal Imsakiyah untuk 2198 kota besar dan kecil dunia (mulai dari Aalborg di Denmark sampai Zurich di Swiss), termasuk di Indonesia seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Ciamis, Tasik, Binjai, Bireun, Garut, Kuningan, Bima, Cirebon serta ratusan kota lainnya. Jadi di mana pun Anda tinggal, di Indonesia mau pun di luar negeri, jadwal ini selalu sesuai untuk Anda.
Jadwal Puasa di 2198 Kota Gratis!
Uniknya, jadwal ini bukan jadwal sekali pakai, melainkan bisa terus Anda gunakan untuk tahun-tahun berikutnya. Caranya, Anda tinggal mengganti tahunnya, maka jadwal akan berganti sesuai dengan tahun yang Anda pilih.
 
Syaratnya cuma satu, Anda harus memiliki Microsoft Excel di komputer Anda karena jadwal ini dibuat dalam format tersebut.
 
Jadwal Imsakiyah Abadi bisa Anda download GRATIS di:

16 Agustus 2008

Bung Karno Baca Proklamasi. Mau?

Waktu memang juara. Kita tak pernah bisa mengejar waktu, dan justru kita yang selalu kerepotan diburu waktu. Tak terasa sudah 17 Agustus lagi. Indonesia menggelar hajatan besar lagi.
 
Meski ditingkahi carut marut, meski banyak tangis dan keluh kesah, tanggal keramat ini terlalu berharga untuk tidak dirayakan. Tanda syukur jadi bangsa yang merdeka, meski tak kaya.
 
Apa yang bisa kuberikan buat bangsaku? Tak ada. Atau belum, barangkali. Tapi tak salah bila ikut mengenang, flash back ke tahun 1945, saat tekad untuk merdeka dibacakan.
 
Dengar, dengarlah! Teks bersejarah itu dibacakan. Siapa tahu bisa meruntuhkan keangkuhan kita yang seringkali merasa paling berjasa bagi negeri ini.
 
Proklamasi...
 
Aku merinding mendengarnya.
 
(yang mau ikutan merinding, silakan download pembacaan teks proklamasi oleh Bung Karno di SINI.)

13 Agustus 2008

70 LAGU ANAK-ANAK INDONESIA

Lagu anak-anak datang dan pergi silih berganti. Namun lagu anak-anak dari era 'modern' seolah kehilangan ruh. Barangkali terlalu genit bermain-main dengan unsur-unsur musikal dan resep-resep industri, sehingga malah melenceng dari - katakanlah - kaidah-kaidah membuat lagu anak-anak yang bagus.
 
Yang bertahan dan nyaris 'evergreen' tetap saja produk lama, yang kebanyakan bahkan seringkali tidak dikenal lagi siapa penciptanya. Kelebihan lagu anak-anak produk 'tempo dulu' adalah: lagu-lagu tersebut memang sengaja diciptakan dan didedikasikan untuk anak-anak. Rasanya hampir tidak ada pertimbangan komersial yang disertakan dalam proses pembuatan lagu-lagu tersebut.
 
Selain itu, ada misi pendidikan di dalam lagu-lagu tersebut, yang tentu saja disampaikan dengan cara yang mudah dipahami anak-anak. Bagaimana misalnya lagu Pelangi memperkenalkan eksistensi Tuhan kepada anak-anak dengan cara yang sangat sederhana, melalui lirik: 'pelukismu agung, siapa gerangan, pelangi-pelangi ciptaan Tuhan'. Atau tengoklah betapa pesan-pesan tentang budi pekerti terasa sangat kental di dalam lagu 'Pergi Belajar'.
 
Bandingkan dengan lagu anak-anak produksi era 'modern'. Pahamkah Anda dengan lirik lagu 'Mama..bolo-bolo, Papa, bolo-bolo..' dan seterusnya? Terus terang hingga saat ini saya tidak memahami maksud si pencipta lagu tersebut, apalagi menangkap misi yang ingin disampaikan di dalamnya.
 
Membuat lagu anak-anak memang bukan pekerjaan mudah. Perlu kecerdasan dan keterampilan untuk menyampaikan pesan-pesan luhur dalam bahasa anak-anak.  Makanya, tidak setiap pencipta lagu bisa menciptakan lagu anak-anak yang baik. Ketika dipaksakan, akhirnya muncullah lagu anak-anak 'sampah' yang tidak jelas arahnya.
 
Sekedar untuk mengingatkan kembali akan lagu-lagu anak-anak yang bermutu, saya mengumpulkan sekitar 70 lirik lagu anak-anak dalam format e-Book, yang sebagian besar diantaranya pasti kita kenal. Sekalian juga untuk mengenalkan kembali lagu-lagu tersebut kepada anak-anak, ponakan, atau bahkan anak-anak tetangga kita :-)
 
Silakan download e-Booknya di sini. Tolong sebarkan e-Book ini seluas-luasnya, sebagai wujud kepedulian kita kepada anak-anak kita, anak-anak Indonesia.
 
Note: Untuk meng-copy teks dalam e-Book, blok teks yang diinginkan, lalu tekan Ctrl C. Setelah itu paste di NotePad atau MS Word.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More