19 Februari 2011

SUNDA BITEL: THE BEATLES LOCALIZATION

 
In the era of global village, localization seems to be a must. Many global businesses have done this to push their sales. When you do some business in foreign country, you  have to localize your products so that your local consumers understand them in their local taste. One of the way to localize is to promote your product in local language.
 
But you see, I'm not talking about business or promotion. Moreover, this is about The Beatles which is no need promotion in such a way anymore. They have been famous all over the globe. So, what I'm gonna talk about is non-commercial localization of the Beatles' songs. And this is done by an Indonesian group called Sunda Bitel.
 
The name of the group itself is localized. Bitel [beetl] seems to be a common pronunciation of Beatles in Indonesia. This group consists of four Sundanese people, a second biggest tribe among various existing tribes. Then they name the group Sunda Bitel meaning Sundanese Beatles.
 
They actually play The Beatles songs in Sundanese language. Uniquely, the songs sounds similar with the original (English) version because they don't translate the songs. They only transfer similarity of pronouncing. For instance, I'll Follow The Sun is localized to be Ka Toko Hasan. It has no relation at all in meaning but sounds very similar.
 
So far, they have localized more than forty songs. And it is interesting to find an alternative way in listening to great Beatles' songs. To hear how Sunda Bitel sings The Beatles songs in Sundanese language, please visit http://www.facebook.com/sundabitel.

04 Februari 2011

Cinta Di Kereta Biru Malam

Ebiet G. Ade

Semakin dekat aku memandangmu,
semakin tegas rindu di keningmu
Gelora cinta membara di pipimu
Gemercik hujan di luar jendela
Engkau terpejam bibirmu merekah
mengisyaratkan hasrat di tanganmu
Selimut biru yang kau ulurkan kepadaku
Penahan dingin di kereta Biru Malam
Kau nyalakan gairah nafsuku, kau hela cinta di dadaku
hm..

Kau ciptakan musik irama tra la la la la la la
Kau ciptakan gerak irama tra la la la la
Kau ciptakan panas irama tra la la la la la la
Kau ciptakan diam irama tra la la la la ha ha ha ha
la la la la hm hm la la la la hm hm la la la la

Butir keringat basah bersatu
Deru nafas birahi pun bersatu
Kereta makin pelan dan berhenti hm hm
Kuulurkan lembut tanganku, kubenahi kusut gaunmu
Engkau tersenyum pahit dan menangis
Selimut biru yang kau ulurkan kepadaku
kini basah bersimbah peluh kita berdua
Kuhempaskan lelah tubuhku, kubuang cinta di dadaku
hm..

Kuciptakan janji irama tra la la la la la la
Kuciptakan ingkar irama tra la la la la
Kuciptakan dosa irama tra la la la la la la
Kuciptakan diam irama tra la la la ha ha ha ha
la la la la hm hm la la la la hm hm la la la la

Ebiet G. Ade - Cinta Di Kereta Biru Malam

LAGU UNTUK SEBUAH NAMA

Ebiet G. Ade

mengapa jiwaku mesti bergetar
sedang musik pun manis kudengar
mungkin kerna kulihat lagi lentik bulu matamu
bibirmu dan rambutmu yang kau biarkan
jatuh bergerai di keningmu
makin mengajakku terpana
kau goreskan gita cinta

mengapa aku mesti duduk di sini
sedang kau tepat di depanku
mestinya aku berdiri berjalan ke depanmu
kusapa dan kunikmati wajahmu
atau kuisyaratkan cinta
tapi semua tak kulakukan
kata orang cinta mesti berkorban

mengapa dadaku mesti berguncang
bila kusebutkan namamu
sedang kau diciptakan bukanlah untukku
itu pasti tapi aku tak mau peduli
sebab cinta bukan mesti bersatu
biar kucumbui bayangmu
dan kusandarkan harapanku

* Klik untuk mendengarkan:

Ebiet G. Ade - Lagu Untuk Sebuah Nama

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More